Order Produk Warung Es Krim H2O

Order Bahan Es Krim Bubuk Pondan Bulky serbuk es krim soft pondan
serbuk es krim loly capinos bubuk es yoghurt capinos Bahan Bubuk es krim blender es suntik doremi
Order Ice Pack - Cook Pack - Blue Ice - Plat Es cool box 35 liter - cooler box 25 liter - termos es persegi Order Skop Es Krim Stainless Order Scoop Ice Cream Black Silver - Skop Es Krim Impor
Cup Es Krim Plastik Paper Motif Kartun Lengkap Tutup Kertas Sendok Kayu Order plastik kemasan es loly stik kayu cetakan Order Cetakan Moci Es Krim pot bunga mini 8-10cm
cokelat kiloan kulit es loly tepung panir mangkuk es krim kuburan jual bubuk oreo


Cara Mengatasi Masalah Finansial Dalam Usaha Dan Melepas Jerat Hutang Bank

Meminjam uang ke bank kadang dianggap solusi final untuk mengatasi masalah finansial. Tapi efek buruknya sekali terjerat, banyak orang yang sulit melepaskan diri.
Ketika akan memulai atau mengembangkan usaha meminjam ke bank diangggap solusi paling praktis, tapi pengalaman saya uang pinjaman dari bank sama sekali tidak menjadi solusi.

Ketika saya bekerja dengan gaji 1.7juta, saya punya cicilan per bulan 3juta. Saya heran kenapa ini bisa terjadi? Tapi ternyata hal ini memang terjadi pada banyak orang yg sudah kecanduan pinjam ke bank.
Simulasinya seperti ini: Saya punya utang ke bank untuk usaha sampingan, ketika tidak bisa bayar saya mikir untuk ngutang lagi dengan tujuan untuk menutupi utang pertama dan sisanya untuk kebutuhan. Begitu cair ternyata utang pertama tidak bisa tertutup semua dan kebutuhan juga ngegantung, maka saya mikir untuk ngutang ke lain bank dengan tujuan menutup utang pertama dan kedua dan untuk menutupi kebutuhan. Endingnya utang pertama dan kedua tidak bisa ditutup dan malah nambah utang ke tiga. Alhasil saya jadi punya tiga cicilan, sementara penghasilan saya lebih kecil dari jumlah cicilan.
Dalam kondisi terpuruk dan putus asa, saya menemukan solusi jitu untuk mengatasi masalah keuangan saya.
Solusi ini sangat mudah tapi tidak semua orang berani ambil resiko, karena butuh mental super untuk  take action.
BERBAGI atau SEDEKAH merupakan solusi untuk mengatasi masalah finansial sekaligus cara ampuh untuk meluluh lantakkan hutang kita.
Ketika kita sedang diberi rejeki lebih, menyedekahkan sebagian harta itu bagus.
Tapi ketika kita sedang dalam kondisi sempit kemudian kita bersedekah itu sangat luar biasa, dan Allah akan mengganti 10-700kali lipat dengan waktu yang tidak lama, bahkan diwaktu itu juga.
Saya pernah mengalami konsidi kantong kering berkepanjangan, kadang didompet cuma ada 2ribu, 5ribu bahkan tidak ada uang sama sekali. Sementara saya punya istri dan anak yang tinggal dikontrakan. Kondisi ekonomi yang sempit membuat saya nekad untuk mepraktekkan Sedekah. Berapapun uang yang ada di dompet saya masukkan semua ke kencleng masjid sebelum pulang ke rumah, masalah makan saya serahkan sama Allah.
Ketika kondisi kita sedang sempit, Allah membalas sedekah kita sangat cepat. Kadang di jam atau dihari yang sama dengan balasan berlipat-lipat dari jalan yang tidak disangka-sangka.
Kebiasaan sedekah saya yakini yang membuat saya bisa melompat dari seorang buruh menjadi pengusaha. Ketika memulai usaha saya tidak punya modal ataupun keahlian. Modal saya adalah kepercayaan dari pemasok barang dan dari pelanggan. Bagaimana bisa tiba-tiba saya dipercaya mengelola barang dengan nominal 20juta kemudian 70juta, padahal gaji saya sebagai buruh perbulan cuma 1.7juta itupun buat bayar utang semua.
Sedekah menjadi andala saya ketika sedang punya masalah finansial dalam usaha.
Setiap saya punya masalah (misal masalah finansial di usaha), saya langsung lari ke Allah. Saya sholat sunat, Dhuha kalau pagi hari dan Tahajud jika malam hari, tentunya dengan tidak meninggalkan sholat Fardunya. Dalam sholat saya selalu berdo’a “Ya Allah saya serahkan segala urusan dagang saya, urusan hutang piutang saya. Tidak ada kekuatan dan kemampuan kecuali Engkau yang tunjukkan”.
Sholat merupakan cara saya ngadu kepada Allah. Saya butuh ketenangan, dan saya juga bukan orang cerdas dalam mengatasi masalah-masalah finansial, tapi setelah sholat dan saya adukan masalah saya kepada Allah kepala jadi adem dan saya bisa mengontrol situasi dan emosi.
Jurus pamugkasnya saya sedekah sesuai dengan kemampuan saya, jika ada uang 3juta saya sedekah 1juta, ada uang 1juta sy sedekah 4rb, ada 5rb saya sedekah 2rb, dst. Kalau saya tidak ada uang sama sekali saya cukup sholat Dhuha 8 rakaat atau Tahajud 11 rakaat dengan witir.
Cara saya bersedekah yaitu dengan membagi uang dimasukkan amplop atau dibelikan sembako, biasanya malam hari sekitar jam 9 kita blusukan ke tetangga yang dianggap layak menerimanya.
Jika hal itu sudah dilakukan saya tinggal nunggu pertolongan Allah datang. Punya masalah apa Allah pasti bantu.
Misal saya butuh uang untuk beli barang ke 3 penyedia dengan nominal 10juta (ke si A, Si B, Si C) harus ada hari ini. Saya sudah panik, tapi Allah bisa sederhanakan prosesnya. Ketika saya sedang harap-harap cemas datang pelanggan borong barang yang ada di tempat, padahal perhitungan saya barang ini gak akan laku jika barang yang akan saya beli belum ada. Ketika sudah ada uang saya bisa beli barang ke si A, setelah barang A sudah ada saya bisa konfirmasi ke pelanggan untuk bayar order. Pelanggan A bayar, saya beli barang B. Barang B sudah terbayar saya konfirmasi lagi ke pelanggan untuk bayar order. Ada uang lagi saya bayar barang C. Dalam waktu setengah sehari masalah 10juta saya sudah teratasi dan otomatis proses jualanpun lancar kembali.
Cara Allah lainnya yang unik dalam menyelesaikan masalah finansial yang pernah saya alami.
Ketika saya butuh barang dalam waktu  yang bersamaan ke 4 penyedia barang, sementara saya tidak cukup uang untuk membeli masing-masing barang. Allah buat penyedia barang A error saya butuh barang hampir 4.5juta, tapi saya cuma ada uang 2.2juta. Saya order saja barang 2.2juta, ternyata barang yang datang sesuai dengan kebutuhan saya 4.5juta. dan anehnya ketika saya konfirmasi bahwa barang yang dia kirim itu salah karena terlalu banyak. Si penyedia barang itu gak merasa salah. Saya tanya berapa kekurangan uang saya, dia tidak jawab malah nawarin barang lagi. Saya order barang ke si B tumben-tumbennya dia ngasih ngutang. “Ya udah bayar besok aja”. Saya juga order barang ke si C dia juga sama ngasih ngutang sebagian. Ketika saya order ke si D barang langsung kirim, tapi dia seperti tidak butuh uang.
Bagi saya ketika dikasih ngutang barang 1 hari saja, itu sudah lebih dari cukup karena barang yang saya order ke penyedia memang sudah dibutuhkan sekali oleh pelanggan saya. Jadi ketika ada barang langsung saya lempar ke pelanggan, dan jadi uang. Otomatis saya bisa langsung bayar ke semua penyedia barang.
Cara Allah menyelesaikan masalah finansial saya sangat simpel, dan diselesaikan tidak lebih dari 24 jam. Coba kalau saya bergantungnya ke bank? Untuk menyelesaikan satu masalah, buntutnya sampai 3 tahun karena saya harus nyicil tiap bulannya.
Anda boleh percaya ataupun tidak tapi Sedekah telah merubah saya dari seorang buruh menjadi pengusaha.
Dan Alhamdulillah tidak lebih dari 2 tahun saya sudah bisa menyiap teman-teman saya yang sudah lebih dahulu terjun ke dunia bisnis. Ada yang sudah lebih dari 10 tahun dengan modal puluhan dan ratusan juta, sementara modal saya hanya alakadarnya.

3 komentar:

Arief mengatakan...

Supermen..sobat.sy juga pernah mengalami hal yg sama.intinya sabar dan solat dan juga jgn lupa sedekah..

Mus Tangin mengatakan...

Subhanalloh ..sangat menginpirasi dn saya nanti klu sudah di indonesia mau buka usaha es cream..muda2n bisa kerja sama amiin

sugeng laksmana mengatakan...

subhanallah sampai saat ini saya masih merasa takut dan tidak percaya akan rezekinya allah. sampai saat ini saya masih terlibat riba. semoga setelah membaca pengalaman ini dan mempraktekan amalan" antum hidup saya akan semakin lebih baik dan jauh dari riba
aamiin ya rabb

Posting Komentar